#1

Rasa yang berbeda

von Raya Maharaya, Samstag, 28. August 2010 um 11:31 



Met pagi...
Jd bgini ya rasanya. 
Getarannya sama, hanya saja kali ini tak ingin ku rasa.
Kamu takut ya?..aku juga.
Sudah 3 kali kamu datang terlambat. Apa kamu mau nekat? Aku mau...tp itu namanya nekat dan sepertinya itu ga baik.
Mungkin memang cuma boleh dibayangkan, diimajinasikan, terlalu indah dan terlalu egois untuk dinyatakan.
Aku mau kamu! Disini. Ya disini. Disini saja.
Aku masih bergetar, hatiku ga mau tenang, pikiranku ga mau diam.
Sial... Kamu malah menari2 disana, terus menatapku sambil sesekali mengerjapkan mata.
Sial... Jangan paksa aku. Sekali lagi kau merentangkan tanganmu maka aku akan dengan sangat bernafsu menubrukmu. Menghirup kuat2 aroma tubuhmu, rambutmu, nafasmu. Dan aku tau kau tak kan menolaknya.
Gila...aku bahkan belum memberimu nama. Kamu mau diberi nama apa? Ah...sudahlah,namamu gak penting toh aku gak akan meneriakkan ato bahkan membisikannya saat aku mencarimu. Aku hanya perlu membuka jendela dan menarik nafas lega ketika kau menyapa.
Sayang...kamu masih disana?
Sial...lagi2 kamu sudah hilang. Aku blingsatan. Aku mencarimu disetiap laci lemari, tempat tidur, bahkan dapur dan kamar mandi. Aduh...aku kehilangan kamu lagi.
Hufh... Aku kangen lagi.
Kiss me again tomorow.. Will u?

No comments:

Post a Comment